
Silakan download materi: INDUKSI ELEKTROMAGNETIK


Kalian tidak asing dengan cahaya. Cahaya merupakan gelombang transversal. Sebagai gelombang cahaya memiliki sifat-sifat yang cukup banyak. Contohnya seperti pada gambar di atas. Seorang anak bermain dan meniup air sabun. Saat gelembunggelembungnya terkena sinar matahari ternyata terjadi warna-warni. Sifat apakah yang ditunjukkan itu? Sifat apa lagi yang dimiliki cahaya?
Kalian tentu tidak asing dengan petir. Kejadiannya saat mendengar waktu hujan, cukup menakutkan. Petir inilah contoh dari kejadian listrik statis. Ada muatan-muatan yang bergerak pada saat itu dan memunculkan cahaya yang disebut kilat. Apa sebenarnya muatan itu, apa yang terjadi diantara muatan? Mengapa bisa bergerak bagaimana besaran-besaran yang dimiliki.
Kuat medan magnet di suatu titik di sekitar kawat berarus listrik disebut induksi magnet (B). Besar Induksi maget (B) oleh Biot dan Savart dinyatakan :Secara matematis untuk menentukan besarnya medan magnet disekitar kawat berarus listrik digunakan metode kalkulus. Hukum Biot Savart tentang medan magnet disekitar kawat berarus listrik adalah
Keterangan:
dB = perubahan medan magnet dalam tesla ( T )
k =uo/2pi
μo = permeabilitas ruang hampa = 4pi.10-7 Wb/Am
i = Kuat arus listrik dalam ampere ( A )
dl = perubahan elemen panjang dalam meter (m)
θ = Sudut antara elemen berarus dengan jarak ke titik yang ditentukan besar medan magnetiknya
r = Jarak titik P ke elemen panjang dalam meter (m)
MEDAN MAGNET DI SEKITAR PADA KAWAT LURUS
Besarnya medan Magnet disekitar kawat lurus panjang berarus listrik. Dipengaruhi oleh besarnya kuat arus listrik dan jarak titik tinjauan terhadap kawat. Semakin besar kuat arus semakin b
esar kuat medan magnetnya, semakin jauh jaraknya terhadap kawat semakin kecil kuat medan magnetnya.
Berdasarkan perumusan matematik oleh Biot-Savart maka besarnya kuat medan magnet disekitar kawat berarus listrik dirumuskan dengan :
B = (uo I)/(2 pi a)
untuk N jumlah lilitan maka :
B = (uo. I.N)/(2 pi a)
B = Medan magnet dalam tesla ( T )
I = Kuat arus listrik dalam ampere ( A )
a = jarak titik P dari kawat dalam meter (m)
N=jumlah lilitan
Arah medan magnet menggunakan aturan tangan kanan
Contoh Soal :
Sebuah kawat lurus panjang dialiri arus 5 miliampere berada diruang hampa . Tentukan besarnya induksi magnetic pada titik yang berada sejauh 10 cm disebelah kanan kawat, bila kawat vertikal ?Jawab :
Diketahui : I = 5 miliampere = 5 . 10 – 3 Ampere; a = 10 cm = 0,1 meter
Ditanya : B = ………….?
Jawab: B = (uo I)/(2 pi a)
B= (4pi.10^-7. 5.10^-3)/(2 pi. 0,1)
B= 10^-10 T