Tampilkan postingan dengan label Tokoh Fisika. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tokoh Fisika. Tampilkan semua postingan

Kamis, 06 September 2012

IBNU HAYTSAM (AHLI FISIKA MUSLIM)

 Nama lengkapnya Abu Ali al-Hasan bin al-Hasan bin al-Haytsam al-Basri al-Misri, juga dikenal dengan nama Latin al-Hazen, Avennethar, Avenetar. Ia lahir di Basra sekitar tahun 354 H/ 965 M. Tetapi hendaknya ia dibedakan dengan al-Hazen lain yang pernah menerjemahkan karya Ptelemaious, “Almages”, pada abad ke-10 M. Ibnu al-Haytsam adalah salah seorang ahli matematika ulung serta ahli fisika terbaik yang paling disegani sejak abad ke-11 M. Di masa hidupnya ia juga tercatat sebagai ahli fisika pertama dari kalangan IslamPada tahun-tahun terakhir hidupnya, ia pindah ke Mesir, dan bekerja di bawah pemerintahan khalifah Fathimiyah, al-Hakim (966-1020 M). Ia dipercaya mencari metode untuk memantau banjir tahunan sungai Nil, tetapi ia gagal mengemban misi ini karena memang misi tersebut terlalu berat untuk dibebankan ke pundak seorang al-Haytsam. Bahkan menurut sebuah sumber, karena kegagalan mengemban misi tersebut, al-Haytsam seolah-olah menghilang, malahan ada juga yang menyatakan ia gila, hingga pada saat kematian al-Hakim. Dalam “ Uyumul Ariba fi Thabaqat al Attiba”, disebutkan bahwa karyanya mencapai 200 judul karya ilmiah. Tulisannya meliputi bidang optik, matematika, farmakologi, fisika dan filsafat. Lewat karyanya itulah dapat diketahui betapa pengetahuannya tentang penulis-penulis Yunani amat dalam dan luas, khususnya tampak dalam bahasan dan kritik-kritiknya terhadap Ptelemaious. Teori-teori optiknya jauh lebih tinggi dari apa yang dihasilkan Ptolemeus, dan berpengaruh besar terhadap ilmuwan-ilmuwan Eropa di zaman renaissance dan sesudahnya, seperti Roger Bacon, Leonardo da Vinci, John Kepler, Descartes dan lain-lain. Bahkan menurut John William Draper dalam “History of The Intellectual Development of Europe” al-Hazen merupakan orang pertama yang memperbaiki kekeliruan konsep Yunani tentang penglihatan. Keterangannya tidak didasarkan pada hipotesa dan perkiraan belaka, tetapi pada penyelidikan anatomi dan pembahasan geometris. Di antara karya-karyanya antara lain:
  1. “Maqalah fi Istikhraj Samt al-Qiblat”, di dalamnya ia menyusun teorema kotangen seperti yang kita kenal sekarang ini. 
  2. “Maqalah,fi Hayat al-Alam”, Buku ini diterjemahkan ke dalam dua bahasa Hebrew dan juga diterjemahkan ke dalam tiga bahasa Latin yang salah satu di antaranya diedit oleh J. Millas dengan judul “Las Traduciones Orien tales”, sedang yang lainnya ke dalam bahasa Persia dan Castilis. Buku inilah yang kemudian berpengaruh besar pada tokoh-tokoh penerusnya, Misalnya pada karya-karya lbnu Rusyd, al Jaghmini, al- Kazwini dan Peurbach.
  3. “Kitab fi al-Manasit”, (Kamus optika). Karya mi diulas dengan amat jelas oleh Kamaluddin al-Farisi, lalu diterjemahkan ke dalam bahasa Latin dan diterbitkan pada tahun 1572 M di Basla oleh Frederick Risner dengan judul “Thesaurus Opticus” atau “Opricae Thesaurus of al-Hazen”. Penulis-penulls Abad Pertengahan yang memperdalam studinya tentang ilmu-ilmu mata, menggunakan buku ini sebagai pegangan. Di antara mereka adalah Roger Bacon, Pole Witelo (Vitellio), Leonardo da Vinci dan Johann Keppler. Bahkan sebuah buku Dioptics (ilmu bias sinar) yang dikarang oleh Johann Keppler yaitu “Ad vitellionem Parapomena”, yang diterbitkan pertama kali di Frankfurt pada tahun 1604 M, didasarkan sepenuhnya pada karya al-Hazen (Ibnu al-Haytsam). 
  4. “Fl al-Maraya al-Muhriqah bi ad-Dawa’ir”, yang diterjemahkan oleh E. Wiedemann dalam “Bibliotheca Mathematica”, tahun 1910 M.
  5.  “Maqalahfi Daw al-Kamar”, merupakan sebuah karya penting yang menguraikan sejumlah gagasan-gagasannya secara terperinci mengenai cahaya, warna-warna dan gerak-gerak langit (The Celestia Movement). 
  6. “Fi al-Marava al-Muhriqah bi al-Kuru “, sebuah buku tentang cermin-cermin parabolik, juga diterjemahkan oleh Wiedemann dan J.L. Heiberg dalam “Biblioteheca Mathematica”, tahun 1910 M. 
  7. “Fi anna al-Qura Awsa al-Asykal al-Mujasama Allati Ihatuha Mutasawiya wa anna ad Da‘ira Awsa al-Asykal al-Musattaha allati thatuha Mutasawiya”, Buku mi di terjemahkan dan dibahas oleh H. Dilgan pada tahun 1959 M. Dalam buku tersebut alHaytsam menunjukkan bahwa dari dua poligan (segi banyak) tetap yang digambarkan dalam suatu lingkaran yang sama, mempunyai jumlah sisi yang lebih banyak, maka juga akan mempunyai permukaan dan garis keliling (perimeter) yang lebih luas pula. 
  8. “Fi Surat al-Kusuf’ merupakan buku yang pertama kali menguraikan dengan terperinci mengenai penggunaan kamera obscura pada pengamatan gerhana-gerhana matahari. Ini diterjemahkan oleh F. Wiedemann pada tahun 1914 M.
  9.  “Dzawahir al-Fasaq” (tentang gejala-gejala senjakala). Terjemahan bahasa Iatinnya masih ada, namun naskah aslinya sudah dianggap hilang karena dibakar oleh kardinal Ximenez Cisneros di Spanyol, yang membenci ilmu pengetahuan. 
  10.  “Fi Kayfiyyaf al-Jzlal” diterjemahkan secara ringkas oleh E. Wirendemann pada tahun 1970 M. “Fi Atsar alladzifi al-Kamar” diterjemahkan oleh C. SchoyHannover tahun 1925 M. “Fi ad-Daw”, pada tahun 1882 diedit oleh E. Baartmann serta diedit di Kairo pada tahun 1936 M. “Fi al-Makan”, terjemahan ringkasannya oleh F. Wiedemann pada tahun 1909 M. “Fi Istikhraj Mas’alah Adadiyyah” juga diterjemahkan oleh E. Wiedemann pada tahun 1909 M. “Fi al-Ma’lumat”, diterjemahkan oleh L.A.Sedillot pada tahun 1834 M. “Fi Misahat al-Mujassam (al-Jism) al-Mukaff’, diteijemahkan oleh H. Sater dalam “Biblitheca Mathematica”, pada tahun 1912 M. “Fi Irtita’ al-Kutb”, diterjemahkan oleh C. Schoy dalam “De Zee” tahun 1920 M. 
  11.  “Liber de Crepusculis et Nubium Ascensionibus”, Buku ini diterjemahkan oleh Gerard dari Cremona dan diterjemahkan bersama dengan naskah “De Crepusculis”, karangan Pedro Nunnes (Lisbon-1542) serta dicetak ulang oleh Frederick Risner sebagai sebuah appendix buku “The saurus”.  
Di samping sumbangannya seperti yang disebutkan di atas, al-Haytsam Ibnu al-Haytsam juga memberikan sumbangan dalam memahami gejala-gejala atmosfer seperti senjakala (twi light), memberi gambaran yang jelas tentang mata dan penglihatan dengan baik bahwa sinar timbul pada obyek yang terlihat dan bukan pada mata, seperti anggapan para filosof Yunani kuno. lbnu al-Haytsam juga telah berusaha rnenerangkan secara jelas tentang fisibinocular (pengamatan dengan menggunakan teropong) serta penggunaan kamera, yang secara eksperimental memperlihatkan bahwa sinar melintas lurus. Ini sebenarnya bermula dari eksperimennya yang dilakukan dengan melebur berbagai macam batuan yang ternyata kemudian menjadi kaca. Dari sinilah ia mendapatkan kaca bumi. Kacamata, kaca mikroskop dan kaca teleskop yang kita kenal sekarang ini, sesungguhnya merupakan hasil eksperimen Ibnu al-Haytsam. Seperti halnya Ibnu Sina dan al-Biruni, Ibnu al-Haytsam menegaskan bahwa sinar cahaya bergerak mulai obyek dan berjalan menuju mata, benda akan terlihat karena memantulkan sinar kepada mata, jadi retina mata merupakan tempat penglihatan dan bukan yang mengeluarkan cahaya. Ini kebalikan dan apa yang pernah dijelaskan oleh teori Eukildes, Ptolemaios dan al-Kindi bahwa benda akan terlihat karena mata memancarkan sinar kepada benda. Ia lalu menemukan bentuk lengkung yang ditembus cahaya ketika berjalan di udara (penyimpangan spheric) dan dengan begitu ia menetapkan bahwa bimasakti (the milkyway) sangat jauh terpencil dari planet bumi serta tidak mempunyai atmosfir karena tidak memiliki parallax. Sebagai seorang ilmuwan, Ibnu al-Haytsam diabadikan namanya oleh George Sarton dan Dr. Donald dengan menyebutnya sebagai “The Greatest Student of Optics of All Times” (ilmuwan terbesar di bidang optik, sepanjang zaman) karena telah banyak sekali melakukan riset di bidang fisiologi optik dan geometri. Ia juga berhasil membuat cermin-cermin parabola dan sferis (bulat), serta menemukan perbandingan antara sudut datang dan sudut pergi (bias), pada bidang-bidang datar (sehingga karya-karyanya merupakan hasil penelitian yang jauh mendahului karya-karya lain di Barat mengenai sifat-sifat lensa). Selain itu, al-Haytsam juga menemukan kaca fokus yang mengantar dunia masuk ke dalam ilmu dioptik pengetahuan tentang daya cahaya, teori dioptik ditemukannya lewat serangkaian percobaan melebur berbagai macam logam dan kristal. Kemudian berkembang pesat yang pada akhirnya mengantarkan abad modern kepada kamera obsecura- kamera buram yang digunakan dalam fotografi. Dan dia pulalah yang menemukan lewat teorinya yang terkenal tentang refraksi atmosfer bahwa pembiasan cahaya akan menyimpang sesuai dengan kerapatan (densitas) atmosfer, dan bahwa kerapatan atmosfer juga akan berubah sesuai dengan ketinggian, atau tinggi rendahnya permukaan air laut. Dan karya-karyanya yang pernah ditulis, terutama buku “Optics” ternyata telah banyak mendasari dan mempengaruhi karya-karya optik Roger Bacon serta penulis-penulis Barat lainnya, seperti Leonardo da Vinci, Pole Witello (Vitellio), dan Johann Keppler. Penemuan besarnya yang lain adalah mengenai arah jalannya garis miring (curviliniair) suatu sinar cahaya yang melalui atmosfer. Studi dan eksperimennya di bidang optik dalam laboratorium optik yang dibangunnya sehingga berhasil menemukan rumus-rumus ilmu cahaya (optik) dan geometri, kemudian dilanjutkan oleh ilmuwan-ilmuwan sesudahnya seperti Robert Grasseteste dan Roger Bacon pada abad ke-13 M. Tak lama kemudian setelah mereka meninggal, sebuah eksperimen optik dilakukan yang pada akhirnya membuahkan penemuan berupa kacamata pembesar yang dasarnya adalah pembesaran sebuah obyek oleh lensa-lensa, yang hal ini telah diketahui Iebih dulu oleh Ibnu al-Haytsam. Padahal sebelumnya, yakni pada masa-masa Yunani purba, belum pernah tercatat. Fakta ini dapat kita simak dalam bukunya “Neraca Hikmah” yang di dalamnya ia meneliti suatu pembiasan cahaya dengan menggunakan alat/media perantara, misalnya air dan udara. Teori yang dikemukakannya kemudian berhasil membawa dunia kepada pengetahuan tentang kaca lensa pembesar, yang 600 tahun setelah itu dicoba oleh Sneel dan Descartes tapi tidak berhasil. Tiga abad setelah teori al-Haytsam lahir, barulah orang dapat mempraktekkannya di Italia. Teori-teori optik Ibnu al-Haytsam merupakan sebuah teori yang berpengaruh dan menggoncangkan, sampai sekarang ini. Apalagi dalam penemuannya, ia dapat mengawinkan cerrnin-cermin bulat dan parabola, serta menemukan suatu metode untuk mendapatkan fokus. Karena itu keberhasilan Roger Bacon (1214-1294 M.) dan sarjana-sarjana Barat Iainnya dalam pekerjaan mereka, sesungguhnya juga merupakan prestasi tersendiri bagi Ibnu al-Haytsam. Karya-karyanya yang diterjemahkan ke dalam bahasa Italia dan Latin oleh Keplier dijadikan sebagai suatu pegangan yang dapat diandalkan dalam riset-risetnya. Begitu pula Leonardo da Vinci (1452-1519) telah mengetahui dan menggunakan karya-karya Ibnu Haytsam.

Sabtu, 18 Desember 2010

Paul Dirac

var docstoc_docid="67232262";var docstoc_title="Paul Dirac: Si Jenius Dalam Sejarah Fisika";var docstoc_urltitle="Paul Dirac: Si Jenius Dalam Sejarah Fisika";Paul Dirac: Si Jenius Dalam Sejarah Fisika

Minggu, 19 September 2010

MICHAEL FARADAY

DALAM hal kelistrikan, memang banyak tokoh yang telah berpartisipasi. Sebut saja de Coulomb, Alesandro Volta, Hans C. Cersted, dan Andre Marie Ampere. Mereka ini dianggap "jago-jago" terbaik di bidang listrik. Namun, dari semua itu, orang tak boleh melupakan satu nama yang sangat berjasa dan dikenal sebagai perintis dalam meneliti tentang listrik dan magnet. Dialah Michael Faraday, seorang ilmuwan asal Inggris.
Michael Faraday lahir pada tanggal 22 September 1791 di Newington Butts, Inggris. Orang tuanya tergolong keluarga miskin. Ayahnya hanya seorang tukang besi yang harus memberi makan sepuluh anaknya. Tak heran jika ayahnya tak mampu membiayai sekolah anak-anaknya tak terkecuali dengan Faraday. Untuk membantu ekonomi keluarga, pada usia 14 tahun Faraday bekerja sebagai penjilid buku sekaligus penjual buku. Di sela-sela pekerjaannya ia manfaatkan untuk membaca berbagai jenis buku, terutama ilmu pengetahuan alam, fisika, dan kimia.

Ketika umurnya menginjak 20 tahun, dia mengikuti ceramah-ceramah yang diberikan oleh ilmuwan Inggris kenamaan. Salah satunya adalah Sir Humphry Davy, seorang ahli kimia yang juga kepala laboratorium Royal Institution. Selama mengikuti ceramah, Faraday membuat catatan dengan teliti dan menyalinnya kembali dengan rapi apa yang didengarnya. Kemudian, berkas catatan itu ia kirimkan kepada Humphry Davy disertai lamaran kerja. Ternyata sang dosen tertarik dan mengangkat Faraday sebagai asistennya di Laboratorium Universitas terkenal di London. Saat itu dia berusia 21 tahun.

Di bawah bimbingan Davy, Faraday menunjukkan kemajuan pesat. Awalnya, ia hanya bekerja sebagai seorang pencuci botol. Tetapi, berkat kegigihannya dalam belajar, hanya dalam waktu relatif singkat, ia dapat membuat penemuan-penemuan baru atas hasil kreasinya sendiri, yaitu menemukan dua senyawa klorokarbon dan berhasil mencairkan gas klorin dan beberapa gas lainnya. Berkat kepandainnya pula, Faraday dapat berhubungan dengan para ahli ternama, seperti Andre Marie Ampere. Di samping itu, ia juga mendapat kesempatan berkeliling Eropa bersama Davy. Pada kesempatan itu, Faraday mulai membangun pengetahuannya yang praktis dan teoretis.

Davy memiliki pengaruh besar dalam pemikiran Faraday dan telah mengantarkan Faraday pada penemuan-penemuannya. Penemuan Faraday pertama yang penting di bidang listrik terjadi tahun 1821. Dua tahun sebelumnya Oersted telah menemukan bahwa jarum magnet kompas biasa dapat beringsut jika arus listrik dialirkan dalam kawat yang tidak berjauhan. Dari temuan ini, Faraday berkesimpulan, jika magnet diketatkan, yang bergerak justru kawatnya. Bekerja atas dasar dugaan ini, dia berhasil membuat suatu skema yang jelas di mana kawat akan terus-menerus berputar berdekatan dengan magnet sepanjang arus listrik dialirkan ke kawat.

Sesungguhnya, dalam hal ini Faraday sudah menemukan motor listrik pertama, suatu skema pertama penggunaan arus listrik untuk membuat sesuatu benda bergerak. Betapa pun primitifnya, penemuan Faraday ini merupakan "nenek moyang" dari semua motor listrik yang digunakan dunia sekarang ini. Sejak penemuannya yang pertama pada tahun 1821, Michael Faraday si ilmuwan autodidak ini namanya mulai terkenal. Hasil penemuannya dianggap sebagai pembuka jalan dalam bidang kelistrikan.

Hukum Faraday

Dalam percobaan-percobaan yang dilakukannya pada tahun 1831, ia menemukan bahwa bila magnet dilalui sepotong kawat, arus akan mengalir di kawat, sedangkan magnet bergerak. Keadaan ini disebut "pengaruh elektromagnetik" dan penemuan ini disebut "Hukum Faraday". Penemuan ini dianggap sebagai penemuan monumental. Mengapa? Pertama, "Hukum Faraday" memiliki arti penting dalam hubungan dengan pengertian teoretis kita tentang elektromagnetik. Kedua, elektromagnetik dapat dipergunakan sebagai penggerak secara terus-menerus arus aliran listrik seperti yang digunakan oleh Faraday dalam pembuatan dinamo listrik pertama.

Dengan berbagai temuannya, tak berlebihan jika Faraday termasuk salah satu tokoh yang telah memberi sumbangan terbesar pada umat manusia. Ia seorang yang sederhana, seorang penemu yang mulai belajar secara autodidak. Kesederhanaannya ia tunjukkan ketika dia menolak diberi gelar kebangsawanan dan juga menolak jadi ketua British Royal Society. Karena masalah kesehatan, Michael Faraday berhenti meneliti. Tetapi, ia meneruskan pekerjaannya sebagai dosen sampai 1861. Ia meninggal dunia pada tanggal 25 Agustus 1867 dan dimakamkan di dekat kota London, Inggris.

Selasa, 20 Juli 2010

50 ILMUWAN MUSLIM

Agus Priyatmono,S.Pd *)

Kita kemungkinan sedikit sekali yang tahu bahwa sumbangan modernisasi dunia dan barat yang berawal pada masa renaisans serta revolusi industri di Eropa dikarenakan sumbangan peradaban dari kaum muslimin. Bukan berarti untuk berbangga atau bernostalgia terhadap kejayaan kaum muslimin pada masa keemasan perkembangan ilmu dan budaya. Hal ini tidak lepas dari penggalian ilmu yang bersumber dari penjiwaan terhadap Al Qur'an yang dilakukan oleh para pendahulu umat muslim ketika itu.

Berbeda dengan sekarang dimana umat Islam dianggap sebagai penyumbang kemunduran peradaban dunia, identik dengan kebodohan, keterbelakangan dan kemiskinan sumber daya manusia. Walau demikian ada baiknya sebagai awal pengenalan tokoh ilmuwan muslim yang memberikan sumbangan terhadap peradaban dunia seperti dipaparkan berikut di bawah. Harapannya agar termotivasi untuk merubah diri dan bersegera untuk bangkit dari tidur dan mimpi serta mengubah kesalah pahaman terhadap penyumbang peradaban dunia selama ini. Berikut ke lima puluh ilmuwan tersebut:
  1. Salman Al Farisi; pembuat strategi perang kanal, meriam pelontar/tank.
  2. Miqdad bin Amru; pelopor pembuat pasukan kalveleri/berkuda modern pertama.
  3. Al Nadim (wafat thn 990, abad ke 10); pelopor pembuat katalog/ensiklopedi kebudayaan pertama.
  4. Ma'mun Ar Rasyid (thn 815, abad 9); pelopor pendiri perpustakaan umum pertama di dunia yang dikenal dengan Darul Hikmah di Baghdad.
  5. Nizam Al Mulk (thn 1067); pelopor pendiri universitas modern pertama di dunia yang dikenal dengan Nizamiyyah (ditiru sistemnya oleh Oxford Univ. Inggris).
  6. Al Ghazali (wafat thn 1111); pelopor pembuat klasifikasi fungsi sosial pengetahuan yang dalam perkembangannya mengarah timbulnya berbagai jenis referensi dan karya bibliografi, ahli ilmu kalam, ahli tasawuf.
  7. Al Khindi (wafat thn 866); ahli/ilmuwan ensiklopedi, pengarang 270 buku, ahli matematika, fisika, musik, kedokteran, farmasi, geografi, ahli filsafat Arab dan Yunani kuno.
  8. Al Farabi (wafat thn 950); ahli musik dan filsafat Yunani, (salah satu karya besarnya dijiplak bebas oleh Thomas Aquinas).
  9. Ibnu Sina (wafat thn 1037) dikenal oleh barat dengan nama Aveciena; ilmuwan ensiklopedi, dokter, psikolog, penulis kaidah kedokteran modern (dipakai sebagai referensi ilmu kedokteran barat), menulis buku tentang fungsi organ tubuh, meneliti penyakit TBC, Diabetes dan penyakit yang ditimbulkan oleh efek fikiran.
  10. Ibnu Rusydi (wafat thn 1198) dikenal oleh barat dengan nama Averusy; ahli fisika, ahli bahasa, ahli filsafat Yunani kuno.
  11. Fakhruddin Razi (wafat thn 1290); ahli matematika, ahli fisika, tabib/dokter, filosof, penulis ensiklopedia ilmu pengetahuan modern.
  12. Ibnu Khaldun (wafat thn 1406); sejarahwan, pendidik ulung, pendiri filsafat sejarah dan sosiologi.
  13. Ibnu Thufail (wafat thn 1185); dokter, filosof, penulis novel filsafat paling awal Risalah Hayy Ibn Yaqzan kemudian dijiplak habis-habisan oleh Defoe dengan judul barunya Robinson Crusoe
  14. Ibnu Al Muqaffa (wafat thn 757); pengarang kitab Al Hayawan atau kitab tentang Binatang/ Ensiklopedia tentang Hewan.
  15. Ikhwan Ash Shafa (983); pembuat serial pertama dan ensiklopedi pertama (bukanlah Marshall Cavendish seperti yang diakui sekarang).
  16. Al Khwarizmi (w.thn 850); menemukan logaritma (berasal dari nama Al Khwarizmi) dan aljabar (Al Jabr), ilmu bumi dengan menyatakan bumi itu bulat sebelum Galileo dengan bukunya Kitab Surah al Ardh.
  17. Abu Wafa' (w.thn 997); mengembangan ilmu Trigonometri dan Geometri bola serta penemu table Sinus dan Tangen, juga penemu variasi dalam gerakan bulan.
  18. Umar Khayyam (w.thn 1123); memecahkan persamaan pangkat tiga dan empat melalui kerucut-kerucut yang merupakan ilmu aljabar tertinggi dalam matematika modern, penyair.
  19. Al Battani (w.thn 929); ahli astronom terbesar Islam, mengetahui jarak bumi – matahari, alat ukur gata gravitasi, alat ukur garis lintang dan busur bumi pada globe dengan ketelitian sampai 3 desimal, menerangkan bahwa bumi berputar pada porosnya, mengukur keliling bumi. ( jauh sebelum Galileo), table astronomi, orbit planet-planet.
  20. Ibnu Al Haytsam (w.thn 1039);Â pelopor di bidang optik dengan kamus optiknya (Kitab Al Manazhir) jauh sebelum Roger Bacon, Leonardo da Vinci, Keppler, dan Newton, penemu hukum pemantulan dan pembiasan cahaya (jauh sebelum Snellius), penemu alat ukur ketinggian bintang kutub, menerangkan pertambahan ukuran bintang-bintang dekat zenit.
  21. Al Tusi (w.thn 1274); Astronom kawakan dari Damaskus yang melakukan penelitian tentang gerakan planet-planet, membuat model planet (planetarium) jauh sebelum Copernicus.
  22. Tsabit bin Qurrah (w.thn 901); penemu teori tentang getaran/trepidasi.
  23. Jabir Ibnu Hayyan (w.thn 813); ahli kimia dengan berbagai eksperimennya, penemu sejumlah perlengkapan alat laboraturium modern, system penyulingan air, identifikasi alkali, asam, garam, mengolah asam sulfur, soda api, asam nitrihidrokhlorik pelarut logam dan air raksa (jauh sebelum Mary Mercurie), pembuat campuran komplek untuk cat.
  24. Abu Bakar Ar Razi (w.thn 935); membagi zat kimia ke dalam kategori mineral, nabati dan hewani (klasifikasi zat kimia) jauh sebelum Dalton, pembagian fungsi tubuh manusia berdasarkan reaksi kimia komplek.
  25. Al Majriti (w.thn 1007); membuktikan hukum ketetapan massa (900 tahun sebelum Lavoisier)
  26. Al Jahiz (w.thn 869); menulis penelitian tentang ilmu hewan (zoology) pertama kali.
  27. Kamaluddin Ad Damiri (w.thn1450); mengembangkan system taksonomi/ klasifikasi khusus ilmu hewan dan buku tentang kehidupan hewan.
  28. Abu Bakar Al Baytar (w.thn 1340); pengarang buku tentang kedokteran hewan yang pertama.
  29. Al Khazini (1121); ahli kontruksi, pengarang buku tentang teknik pengukuran (geodesi) dan kontruksi keseimbangan, kaidah mekanis, hidrostatika, fisika, teori zat padat, sifat-sifat pengungkit/tuas, teori gaya gravitasi (jauh 900 thn dari Newton)
  30. Al Farghani (w.thn 870); pengarang buku tentang pergerakkan benda-benda langit dan ilmu astronomi dan dipakai oleh Dante jauh kemudian.
  31. Al Razi (abad ke8); pengarang kitab Sirr Al Asrar (rahasianya rahasia) tentang penyulingan minyak mentah, pembuatan ekstrak parfum/minyak wangi (sekarang Perancis yang terkenal), ekstrak tanaman untuk keperluan obat, pembuatan sabun, kaca warna-warni, keramik, tinta, bahan celup kain, ekstrak minyak dan lemak, zat warna, bahan-bahan dari kulit, Mengembangkan penelitian tentang penyakit wanita dan kebidanan, penyakit keturunan, penyakit mata, penyakit campak dan cacar.
  32. Banu Musa bersaudara (abad ke 9); pengarang buku Al Hiyal (buku alat-alat pintar) yang berisikan 100 macam mesin seperti pengisi tangki air otomatis, kincir air dan system kanal bawah tanah (sekarang yang terkenal Belanda), teknik pengolahan logam, tambang, lampu tambang, teknik survei dan pembuatan tambang bawah tanah.
  33. Al Farazi (w. thn 790); perintis alat astrolab planisferis yaitu mesin hitung analog pertama, sebagai alat Bantu astronomi menghitung waktu terbit dan tenggelam serta titik kulminasi matahari dan bintang serta benda langit lainnya pada waktu tertentu.
  34. Taqiuddin (1565); merintis jam mekanis pertama dan alarmnya yang digerakkan dengan pegas.
  35. Ibnu Nafis (w.thn 1288); menulis dan menggambarkan tentang sirkulasi peredaran darah dalam tubuh manusia (Harvey 1628 dianggap pertama yang menemukannya).
  36. Az Zahra (w.thn 939); pembuat alat bedah/pembedahan , teknik dan jenis pengoperasian, pengembangan ilmu kedokteran gigi dan operasi gigi serta peralatan bedah gigi.
  37. Al Ibadi (w. thn 873); pengarang buku tentang anatomi mata, otak dan syaraf optik, permasalahan pada mata.
  38. Ibnu Fadlan (abad 10); membuat daftar koordinat daerah Volga-Caspian (daerah Rusia) dan sosiologi daerah tersebut.
  39. Ibnu Batutah (w. 1369); membuat daftar koordinat dan sosiologi wilayah China, Srilangka, India, Byzantium, Rusia Selatan.
  40. Ibnu Majid (abad 15); pemandu Vasco de Gamma dan menerbitkan buku panduan navigasi bagi pilot dan pelaut.
  41. Ibnu Khuradadhbih (abad 9); karya geografi tentang kerajaan-kerajaan dan rute perjalanannya dari negeri-negeri China, Korea dan Jepang.
  42. Al Mas'udi ( ); menerbitkan ensiklopedi geografi yang membahas gempa bumi, formasi geologis, sifat dasar laut mati, evolusi geologi (jauh sebelum Maghelan dan Weber).
  43. Al Idris (1154); ahli peta bumi, membuat peta bumi dan globe dengan dilengkapi penjelasan penggunaan kompas.
  44. Yaqut Hawami (w. thn 1229); membuat kamus geografi pertama berdasarkan abjad berisikan nama kota dan tempat yang dikenal dan berisi informasi akurat mengenai ukuran bumi, zona iklim dan sifatnya, geografi matematika dan politik.
  45. Ibnu Abdus Salam (abad 13); merumuskan pertama kali tentang hak-hak perlindungan binatang atau konservasi hewani.
  46. Safiuddin (w. thn 1294); memperkenalkan teori musik.
  47. Al Mawsili (w.thn 850); ahli musik klasik dan oleh muridnya musisi ulung Ziryab memperkenalkan ke Spanyol thn 822, pengembangan notasi mensural, konsep gloss atau hiasan melodi, pengembangan rumpun alat musik gesek, kecapi, kelompok gitar, busur gesek pada alat musik gesek, musik keroncong dan morisko.
  48. DR.Abdussalam (abad 20); pengembang teori big bang dan big chrung (teori tentang awal mula dan akhir dari alam semesta).
  49. DR. BJ Habiebie (abad 20); perancang bangun gerbong kereta api super cepat (dipakai di Jerman), penemu teori tentang keretakan logam pada pesawat terbang.
  50. ANDA (abad 21); . . . .
(diramu dari berbagai sumber dengan sumber utama buku Islam For Beginners, Penerbit Mizan, Bandung, 2001) : Mei 2004

* Agus Priyatmono,S.Pd, Praktisi Pendidikan dan Kepala SDIT Luqman Al Hakim Yogyakarta, Sekarang sebagai Kepala Sekolah Islam Terpadu Al Furqon Palembang

Senin, 19 Juli 2010

Terkaan Maldacena, Batu Rosetta dalam hep-th

Judul diatas mengindikasikan bahwa terkaan Maldacena (Maldacena conjecture) merupakan sebuah penemuan sangat penting dalam perkembangan fisika energi tinggi teoretis (high energy physics-theory, hep-th, istilah lazim dalam xxx.lanl.gov). Ibarat ditemukannya batu Rosetta yang menyibak rahasia abjad kuno Mesir, terkaan Maldacena menghubungkan dua teori yang selama ini seolah terpisah, teori gauge/

Kamis, 27 Mei 2010

ARCHIMEDES

Archimedes dari Syracusa (sekitar 287 SM - 212 SM) Ia belajar di kota Alexandria, Mesir. Pada waktu itu yang menjadi raja di Sirakusa adalah Hieron II, sahabat Archimedes. Archimedes sendiri adalah seorang matematikawan, astronom, filsuf, fisikawan, dan insinyur berbangsa Yunani. Ia dibunuh oleh seorang prajurit Romawi pada penjarahan kota Syracusa, meskipun ada perintah dari jendral Romawi, Marcellus bahwa ia tak boleh dilukai. Sebagian sejarahwan matematika memandang Archimedes sebagai salah satu matematikawan terbesar sejarah, mungkin bersama-sama Newton dan Gauss. Penemuannya:

Pada suatu hari Archimedes dimintai Raja Hieron II untuk menyelidiki apakah mahkota emasnya dicampuri perak atau tidak. Archimedes memikirkan masalah ini dengan sungguh-sungguh. Hingga ia merasa sangat letih dan menceburkan dirinya dalam bak mandi umum penuh dengan air. Lalu, ia memperhatikan ada air yang tumpah ke lantai dan seketika itu pula ia menemukan jawabannya. Ia bangkit berdiri, dan berlari sepanjang jalan ke rumah dengan telanjang bulat. Setiba di rumah ia berteriak pada istrinya, "Eureka! Eureka!" yang artinya "sudah kutemukan! sudah kutemukan!" Lalu ia membuat hukum Archimedes.

Dengan itu ia membuktikan bahwa mahkota raja dicampuri dengan perak. Tukang yang membuatnya dihukum mati.

Penemuan yang lain adalah tentang prinsip matematis tuas, sistem katrol yang didemonstrasikannya dengan menarik sebuah kapal sendirian saja. Ulir penak, yaitu rancangan model planetarium yang dapat menunjukkan gerak matahari, bulan, planet-planet, dan kemungkinan konstelasi di langit.

Di bidang matematika, penemuannya terhadap nilai pi lebih mendekati dari ilmuan sebelumnya, yaitu 223/71 dan 220/70.

Archimedes adalah orang yang mendasarkan penemuannya dengan eksperimen sehingga ia dijuluki Bapak IPA Eksperimental.

Minggu, 14 Februari 2010

Galileo Galilei




Kehidupan Awal Galileo
Galileo Galilei lahir di Pissa Toscana Italia, 15 Februari 1564. Ayahnya seorang ilmuan dan musisi yang bernama Vincenzo Galileo asal Florence Italia, sedangkan ibunya bernama Guilia Ammannati yang menikah pada tahun 1563. Galileo Galilei dilahirkan sebagai anak sulung dari tujuh bersaudara.
Pada tahun 1572 Galileo yang berumur delapan tahun, ditinggal oleh keluarganya

Sabtu, 23 Mei 2009

Sir Isaac Newton


Sir Isaac Newton, (4 Januari 1643 - 31 Maret 1727; KJ: 25 Desember 1642 – 20 Maret 1727) adalah seorang fisikawan, matematikawan, ahli astronomi dan juga ahli kimia yang berasal dari Inggris. Ia merupakan pengikut aliran heliosentris dan ilmuwan yang sangat berpengaruh sepanjang sejarah, bahkan dikatakan sebagai bapak ilmu fisika modern.

Dengan berbagai hasil karya ilmiah yang dicapainya, Newton menulis sebuah buku Philosophiae Naturalis Principia Mathematica, dimana pada buku tersebut dideskripsikan mengenai teori gravitasi secara umum, berdasarkan hukum gerak yang ditemukannya, dimana benda akan tertarik ke bawah karena gaya gravitasi. Bekerja sama dengan Gottfried Leibniz, Newton mengembangkan teori kalkulus. Newton merupakan orang pertama yang menjelaskan tentang teori gerak dan berperan penting dalam merumuskan gerakan melingkar dari hukum Kepler, dimana Newton memperluas hukum tersebut dengan beranggapan bahwa suatu orbit gerakan melingkar tidak harus selalu berbentuk lingkaran sempurna (seperti elipse, hiperbola dan parabola). Newton menemukan spektrum warna ketika melakukan percobaan dengan melewati sinar putih pada sebuah prisma, dia juga percaya bahwa sinar merupakan kumpulan dari partikel-partikel. Newton juga mengembangkan hukum tentang pendinginan yang di dapatkan dari teori binomial, dan menemukan sebuah prinsip momentum dan angular momentum.

Pendapat Kepala Akademi Ilmiah Berlin tentang Newton: "Newton ialah seorang jenius besar yang pernah ada dan paling beruntung, yang tak bisa kita temukan lebih dari suatu sistem dunia untuk didirikan." [See Shapley.]

Masa-masa Awal Isaac Newton

Newton dilahirkan di Woolsthorpe-by-Colsterworth, hamlet di county Lincolnshire lahir secara prematur, dimana saat itu bayi prematur tidak diharapkan kehadirannya di dunia. Ayahnya, Isaac, meninggal tiga bulan sebelum kelahiran Newton, dan dua tahun kemudian ibunya, Hannah Ayscough Newton, menikah dengan lelaki lain dan meninggalkan Newton dengan neneknya. Newton merupakan kanak-kanak pintar.

Berdasarkan pernyataan E.T. Bell (1937, Simon and Schuster) dan H. Eves:

“ Newton memulai sekolah saat tinggal bersama neneknya di desa dan kemudian dikirimkan ke sekolah bahasa di daerah Grantham dimana dia akhirnya menjadi anak terpandai di sekolahnya. Saat bersekolah di Grantham dia tinggal di-kost milik apoteker lokal yang bernama William Clarke. Sebelum meneruskan kuliah di Universitas Cambridge pada usia 19, Newton sempat menjalin kasih dengan adik angkat William Clarke, Anne Storer. Saat Newton memfokuskan dirinya pada pelajaran, kisah cintanya dengan menjadi semakin tidak menentu dan akhirnya Storer menikahi orang lain. Banyak yang menegatakan bahwa dia, Newton, selalu mengenang kisah cintanya walaupun selanjutnya tidak pernah disebutkan Newton memiliki seorang kekasih dan bahkan pernah menikah. ”
Sejak usia 12 hingga 17 tahun, Newton mengenyam pendidikan di sekolah The Kings School yang terletak di Grantham (tanda tangannya masih terdapat di perpustakaan sekolah). Keluarganya mengeluarkan Newton dari sekolah dengan alasan agar dia menjadi petani saja, bagaimanapun Newton terlihat tidak menyukai pekerjaan barunya. Tapi pada akhirnya setelah meyakinkan keluarga dan ibunya dengan bantuan paman dan gurunya, Newton dapat menamatkan sekolah pada usia 18 tahun dengan nilai yang memuaskan.

Albert Einstein


Albert Einstein (lahir 14 Maret 1879 – wafat 18 April 1955 pada umur 76 tahun) adalah seorang ilmuwan fisika teoretis yang dipandang luas sebagai ilmuwan terbesar dalam abad ke-20. Dia mengemukakan teori relativitas dan juga banyak menyumbang bagi pengembangan mekanika kuantum, mekanika statistik, dan kosmologi. Dia dianugerahi Penghargaan Nobel dalam Fisika pada tahun 1921 untuk penjelasannya tentang efek fotoelektrik dan "pengabdiannya bagi Fisika Teoretis".
Setelah teori relativitas umum dirumuskan, Einstein menjadi terkenal ke seluruh dunia, pencapaian yang tidak biasa bagi seorang ilmuwan. Di masa tuanya, keterkenalannya melampaui ketenaran semua ilmuwan dalam sejarah, dan dalam budaya populer, kata Einstein dianggap bersinonim dengan kecerdasan atau bahkan jenius. Wajahnya merupakan salah satu yang paling dikenal di seluruh dunia.

Albert Einstein, Tokoh Abad Ini (Person of the Century)Pada tahun 1999, Einstein dinamakan "Tokoh Abad Ini" oleh majalah Time. Kepopulerannya juga membuat nama "Einstein" digunakan secara luas dalam iklan dan barang dagangan lain, dan akhirnya "Albert Einstein" didaftarkan sebagai merk dagang.

Untuk menghargainya, sebuah satuan dalam fotokimia dinamai einstein, sebuah unsur kimia dinamai einsteinium, dan sebuah asteroid dinamai 2001 Einstein.

Rumus Einstein yang paling terkenal adalah E=mc²:

Selasa, 19 Mei 2009

Prof. Stephen Hawking Sakit Keras

Profesor Hawking --yang terkenal dengan teori Big Bang (Ledakan Besar) yang mendahului kejadian alam raya-- menjalani pemeriksaan di Rumah Sakit Addenbrooke, Cambridge.

Ilmuwan terkemuka di bidang fisika, Prof Stephen Hawking, berada dalam keadaan "sakit keras" di rumah sakit, demikian seorang yang mengaku dariUniversitas Cambridge, Inggris, tempat dia bekerja mengatakan.

Seorang jurubicara mengatakan Profesor Hawking --yang terkenal dengan teori Big Bang (Ledakan Besar) yang mendahului kejadian alam raya-- menjalani pemeriksaan di Rumah Sakit Addenbrooke, Cambridge.

Jurubicara itu menambahkan, ahli fisikawan berusia 67 tahun yang menderita penyakit "motor neurone", berada dalam kondisi tak sehat selama dua pekan ini.

Prof Hawking bekerja di Jurusan Matematika Terapan dan Fisika Teori di Universitas Cambridge selama lebih 30 tahun.

Guru besar yang harus berbicara dengan alat bantu sitesis suara itu, memiliki tiga anak dan satu cucu.

Profesor Peter Haynes, ketua jurusan MTFT Universitas Cambridge, mengatakan Profesor Hawking adalah seorang kolega yang luar biasa.

"Kami semua berharap dia akan segera kembali bersama kami lagi."

Prof Hawking membatalkan penampilan di Universitas Negara Bagian Arizona (Arizona State University) tanggal 6 April karena sakitnya itu.

Tahun lalu dia mengumumkan akan mundur sebagai guru besar matematika pada akhir tahun akademi 2009 ini.

Kebijakan yang ada memang memberikan kesempatan kepada seorang profesor menjalani pensiun pada usia 67.

Namun begitu, Prof Hawking mengatakan dia berniat untuk terus bekerja sebagai profesor emirtus.
Sumber : Sabili