Tampilkan postingan dengan label Kelas X. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kelas X. Tampilkan semua postingan
Jumat, 22 Maret 2013
Hukum Gerak Newton yang Ketiga
Gaya yang bekerja pada sebuah benda merupakan hasil interaksi dengan benda lain. Jika sebuah benda melakukan gaya pada benda kedua, maka benda kedua juga akan memberikan gaya pada benda tersebut. Berdasarkan hasil eksperimen gaya interaksi antar kedua benda tersebut besarnya sama, namun arahnya berlawanan.
Umpamakan seorang pemain sepak bola menendang bola sampai bola tersebut masuk ke
Rabu, 20 Februari 2013
Hukum Ke-2 Newton Tentang Gerak
Sebuah benda yang mendaatkan gaya yang imbang (resultan gaya sama dengan nol) akan memiliki dua kemungkinan yaitu benda akan diam atau akan terus bergerak dengan kecepatan tetap. Hal ini yang dinamakan hukum inersia seperti yang telah kita bahas pada Hukum Ke-1 Newton tentang Gerak. Namun, bagaimana jika resultan gaya yang bekerja dengan benda tidak sama dengan nol? Apa yang akan terjadi dengan
Minggu, 11 November 2012
Sabtu, 10 November 2012
Senin, 29 Oktober 2012
Besaran Vektor
Dalam bidang matematika, fisika dan teknik besaran vektor ini memiliki peran yang penting. Dalam bidang - bidang tersebut biasanya vektor atau biasa disebut juga dengan Euclidian Vector atau Spatial Vector dedefinisikan sebagai objek geometri yang memiliki besar (panjang) dan juga arah. Vektor biasanya dinotasikan
Dalam bidang fisika, pengetahuan tentang besaran vektor ini sangat
Selasa, 07 Agustus 2012
Sabtu, 21 Juli 2012
Senin, 12 Desember 2011
Menentukan Jarak dan Pembesaran Bayangan Oleh Cermin Cekung
Bagi yang baru berkunjung, alangkah baiknya membaca tulisan saya Pembentukan Bayangan Oleh Cermin Cekung.
Dalam menghitung jarak dan tinggi bayangan benda oleh cermin cekung dapat digunakan dua cara, yaitu cara geometri dan juga menggunakan persamaan matematika.
Karena kita sedang membahas optik geometri, maka kita bahas cara geometri terlebih dahulu. Jika kita sudah banyak latihan cara ini akan
Dalam menghitung jarak dan tinggi bayangan benda oleh cermin cekung dapat digunakan dua cara, yaitu cara geometri dan juga menggunakan persamaan matematika.
Karena kita sedang membahas optik geometri, maka kita bahas cara geometri terlebih dahulu. Jika kita sudah banyak latihan cara ini akan
Sabtu, 10 Desember 2011
Pembentukan Bayangan Oleh Cemin Cekung (Concave Mirror)
Cermin cekung memiliki ciri khusus yaitu jika dikenakan berkas sinar sejajar sumbu utama akan dipantulkan menuju pada suatu titik yang dinamakan titik fokus. Oleh karena itu cermin cekung memiliki sifat konvergen (mengumpulkan berkas cahaya). Seperti pada gambar berikut:
Sebelum lebih jauh membahas pembentukan bayangan oleh cermin cekung, kita harus mengenal dulu bagian - bagian dari cermin
Sebelum lebih jauh membahas pembentukan bayangan oleh cermin cekung, kita harus mengenal dulu bagian - bagian dari cermin
Minggu, 18 September 2011
Sejarah Hukum Gerak Benda
Pembahasan tentang hukum gerak benda yang tercatat dalam sejarah dimulai dari seorang filsuf Yunani yang bernama Aristoteles. Pemikiran ilmiah Aristoteles inilah yang mendominasi pandangan tentang gerak benda selama bertahun - tahun. Pandangannya tentang gerak benda diterima oleh masyarakat luas karena sepertinya pandangan ini nampak mendukung terhadap apa yang orang amati di alam. Pandangan
Sabtu, 23 Juli 2011
Hukum Ke-1 Newton Tentang Gerak
Pada pembahasan sebelumnya kita telah mempelajari gerak benda baik yang bergerak lurus maupun melingkar. Pada pembahasan ini kita akan meninjau gerak benda disertai dengan penyebab gerak benda tersebut yang dinamakan gaya. Gaya (force; simbol: F) dalam fisika dapat difinisikan sebagai pengaruh apapun yang dapat menyebabkan benda mengalami perubahan kecepatan, perubahan arah, maupun perubahan
Sabtu, 07 Mei 2011
Pengukuran Massa
Penjelasan mengenai besaran massa telah kita bahas pada artikel dengan judul Besaran Massa Dalam Fisika. Pada kesempatan kali ini, kita akan membahas bagaimana cara pengukuran dari besaran massa tersebut.Jika kita berbicara mengenai pengukuran, pasti tidak akan lepas dari alat ukur. Alat ukur massa diantaranya adalah:
1. Neraca ( Timbangan)Ada beberapa jenis neraca:a. Neraca Analitis Dua
1. Neraca ( Timbangan)Ada beberapa jenis neraca:a. Neraca Analitis Dua
Pengukuran Waktu
Pengukuran waktu identik dengan menggunakan jam. Ada berbagai jenis jam yang telah berkembang sampai saat ini yakni jam dinding, jam pasir, jam matahari dan jam atom. Selain itu, pengukuran waktu dapat dilakukan dengan kronometer, stopwatch dan penanggalan radiometrik. Tentu kalian ingin mengetahui lebih lanjut karakteristik dari masing-masing alat pengukur tersebut. Penjelasanny akan ada di
Selasa, 03 Mei 2011
Kecepatan dan Kelajuan
Istilah kecepatan dan kelajuan sudah sangat familiar dalam masyarakat. Bahkan penggunaan kedua istilah ini terkadang salah. Contoh "kecepatan motor Andi adalah 100 km/jam". Apakah pernyataan tersebut benar atau salah?Mari kita kembalikan kepada definisi kecepatan dalam fisika. Kecepatan merupakan perpindahan yang dilakukan oleh suatu benda setiap satuan waktu.Pada pembahasan mengenai jarak dan
Selasa, 04 Januari 2011
Pengukuran Besaran Panjang Dengan Mikrometer Sekrup
Mikrometer Skrup merupakan alat ukur panjang yang memiliki ketelitian 0,01 mm. Mikrometer terdiri atas tiga jenis yaitu:
1. Mikrometer luar (Outside micrometer /aka micrometer caliper) digunakan untuk mengukur diameter kawat, tebal plat, dan tebal batang.
2. Mikrometer dalam (Inside micrometer) digunakan untuk mengukur diamter dari suatu lubang.
3. Mikrometer kedalaman (Depth micrometer)
1. Mikrometer luar (Outside micrometer /aka micrometer caliper) digunakan untuk mengukur diameter kawat, tebal plat, dan tebal batang.
2. Mikrometer dalam (Inside micrometer) digunakan untuk mengukur diamter dari suatu lubang.
3. Mikrometer kedalaman (Depth micrometer)
Notasi Ilmiah
Dalam kehidupan sehari - hari kita sering menjumpai sejumlah bilagan seperti banyaknya buku tulis adalah 5 (lima) buah, Andi memiliki uang 5.000 (lima ribu) rupiah, dan sebagainya. Bilangan - bilangan tersebut mudah diucapkan dalam kata - kata dan tentunya mudah juga untuk dioperasikan (dijumlahkan, dikurangkan, dibagi ataupun dikalikan) tetapi bagaimana ketika Anda berjumpa dengan suatu bilangan
Minggu, 02 Januari 2011
Besaran Massa Dalam Fisika
Pada hari Minggu yang cerah, Bu Fitri pergi ke pasar buah - buahan. Ia membeli buah mangga seberat 2 kg, buah apel seberat 2,5 kg, dan buah durian seberat 5 kg.
Jika kita perhatikan secara seksama, ada yang janggal dari cuplikan kisah tersebut. Coba, ada yang bisa menyebutkan letak kejanggalannya? Ada yang tahu sesuatu yang kurang tepat dari cuplikan kisah tersebut?
Ya, mungkin anda akan sedikit
Jika kita perhatikan secara seksama, ada yang janggal dari cuplikan kisah tersebut. Coba, ada yang bisa menyebutkan letak kejanggalannya? Ada yang tahu sesuatu yang kurang tepat dari cuplikan kisah tersebut?
Ya, mungkin anda akan sedikit
Rabu, 29 Desember 2010
Rabu, 08 Desember 2010
Pengukuran Besaran Panjang Dengan Mistar
Ada berbagai jenis mistar sesuai dengan skalanya. Mistar yang skala terkecilnya 1 mm kita sebut mistar berskala mm. Mistar yang skala terkecilnya 1 cm kita sebut mistar berskala cm. Mistar yang biasa anda gunakan disekolah adalah mistar yang berskala mm. Satu bagian skala terkecil mistar ini adalah 1 mm atau 0,1 cm. Oleh karena itu ketelitian mistar adalah 1 mm atau 0,1 cm.
Cara mengukur dengan
Cara mengukur dengan
Selasa, 16 November 2010
Besaran Waktu
Salah satu besaran fisika yang telah kita kenal adalah waktu. Satuan Internasional untuk besaran waktu adalah sekon (s). Satu sekon ini didefinisikan sebagai "The duration of 9 192 631 770 periods of the radiation corresponding to the transition between the two hyperfine levels of the ground state of the caesium-133 atom. [13th CGPM (1967), Resolution 1]". Jadi satu sekon adalah selang waktu yang
Langganan:
Postingan (Atom)