Jumat, 02 Desember 2011

Metodologi Pembelajaran Fisika : Konstruktivitik dan Menyenangkan

Tulisan ini merupakan ringkasan dari buku karangan Paul Suparno yang berjudul Metodologi Pembelajaran Fisika : Konstruktivistik dan Menyenangkan.

PENDAHULUAN
Kritik terhadap guru fisika baru adalah mereka kurang kompeten sebagai guru, yaitu (1) kurang menguasai bahan fisika, dan (2) kurang mampu mengajarkan bahan itu kepada siswa dengan tepat, menarik, dan efektif.
Unsur yang terpenting dalam pembelajaran yang baik adalah (1) siswa yang belajar, (2) guru yang mengajar, (3) bahan pelajaran, dan (4) hubungan antara guru dan siswa.

Mempersiapkan diri menjadi guru fisika yang profesional
1.    Penguasaan bahan fisika
2.    Mengerti tujuan pengajaran fisika
3.    Guru dapat mengorganisasi pengajaran fisika
4.    Mengerti situasi siswa
5.    Guru dapat berkomunikasi dengan siswa
6.    Guru menguasai berbagai metode

LANDASAN  TEORI PEMBELAJARAN FISIKA
1.    Filsafat konstruktivisme
2.    Teori intelegensi majemuk atau multiple intelligences
3.    Teori perkembangan kognitif Piaget
4.    Doing sciences
5.    Less is more
6.    Guru fisika sebagai pengajar dan pendidik yang demokratis
7.    Perkembangan teknologi informasi / komputer

BEBERAPA METODE PEMBELAJARAN FISIKA
Metode pembelajaran yang dipilih dipengaruhi oleh filsafat konstruktivisme, teori kecerdasan majemuk, tingkat perkembangan kognitif seseorang, relasi guru dan siswa yang lebih dialogis. Metode diurutkan  yang sangat kontruktivis sampai yang cukup konstruktivis. Metode itu antara lain adalah :
1.    Inquiry (penyelidikan)
2.    Dicovery
3.    Eksperimen atau laboratorium
4.    Simulasi – role play
5.    Fisika aneh – Fun – Misteri
6.    Permainan – games
7.    Model anomaly
8.    Model Galileo
9.    Problem solving
10.   Problem composing
11.   Model POE
12.   Kuis
13.   Simulasi komputer
14.   Internet – e-learning
15.   Video, CDROM, film
16.   Karya wisata (field trip)
17.   Pasar malam – pasar raya
18.   Lingkungan hidup
19.   Hand-on activities
20.   Model proyek
21.   Diskusi kelompok
22.   Debat
23.   Cooperative learning (belajar bersama)
24.   Peer tutoring
25.   Demontrasi
26.   Peta konsep
27.   Analogi – bridging analogi
28.   Permainan kartu
29.   Pembelajaran reflektif
30.   Ceramah siswa aktif
31.   Kegiatan penunjang lain
a.    Seminar fisika
b.    Pameran karya fisika
c.    Lomba fisika – olimpiade fisika
d.    Majalah dinding – jurnal fisika

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar