Jumat, 04 Januari 2013

Mengapa Menghirup Helium Dapat Membuat Suara Anda Menjadi Lucu?



Bagi Anda yang belum tahu tentang fenomena suara lucu akibat menghirup helium, silakan tonton dulu video berikut ini :)



Sebelum membahas lebih jauh tentang efek helium terhadap suara, ada baiknya saya jelaskan dulu tentang mekanisme terdengarnya suara manusia.

Seperti diketahui, di dalam tenggorokan manusia terdapat pita suara. Ketika kita bersuara, sebenarnya yang terjadi adalah kita mendorong udara keluar dari rongga dada sehingga melewati pita suara. Dorongan udara tersebut membuat pita suara bergetar. Pergetaran pita suara ini menimbulkan bunyi. Bunyi ini keluar melalui mulut, merambat melalui udara, hingga akhirnya sampai ke gendang telinga pendengar. Inilah asal-muasal suara yang kita hasilkan setiap hari.

Helium merupakan unsur kimia yang termasuk dalam kelompok gas mulia dalam tabel periodik unsur. Gas ini tidak berwarna, tidak berbau, tidak beracun, dan masih banyak lagi sifatnya yang lain. Sifat gas helium yang menjadi bahan kunci dalam penjelasan fenomena kelucuan suara ketika kita menghirupnya adalah bahwa gas helium memiliki massa jenis yang kecil.

Udara normal memiliki massa jenis 1,2 g/L. Bandingkan dengan massa jenis gas helium yang hanya sebesar 0,2 g/L. Dari data ini, tampak bahwa massa jenis gas helium adalah 6x lipat lebih kecil daripada massa jenis udara normal. Dengan kata lain, gas helium 6x lipat lebih ringan daripada udara normal.

Lantas, apa hubungan antara ringannya gas helium dengan suara lucu yang dihasilkannya?...

Begini.
Ketika seseorang menghirup gas helium ke dalam paru-parunya, maka gas helium itulah yang menjadi penggetar pita suaranya ketika ia berbicara. Karena bersifat ringan, gas helium terdorong oleh rongga dada secara cepat. Hal ini mengakibatkan pita suara bergetar lebih cepat daripada biasanya.

Lantas, apa yang selanjutnya terjadi?...

Getaran yang lebih cepat akan menghasilkan nada suara yang lebih tinggi. Nada tinggi cenderung terdengar lebih imut sehingga terkesan lucu.

Helium biasanya digunakan sebagai gas pengisi balon. Pada acara-acara pesta yang memajang balon, para remaja biasanya bermain-main dengan helium yang ada di dalam balon-balon itu. Mereka menghirupnya dan kemudian saling berbicara, sehingga menghasilkan suara-suara yang lucu.


*******
(Ditulis Oleh Doni Aris Yudono)

Sumber Gambar:




Tidak ada komentar:

Poskan Komentar