Senin, 17 September 2012

RUANG HAMPA DALAM PERSPEKTIF AL-QUR'AN (bag 2 Terakhir)


Kita lanjutkan pembahasan RUANG HAMPA DI ANGKASA

Demikaian juga ketika mereka menagkap materi hitam di angkasa luar, mereka meyakininya sebagai lubang atau celah kosong atau retakan yang menganga. Tetapi dengan cepat mereka kemudian menemukan bahwa (yang disangka) ruang kosong tersebut ternyata dipenuhi materi-materi yang tidak bercahaya, bahkan mereka menemukan bahwa materi gelap ini yang mengontrol penyebaran galaksi-galaksi di jagad raya. Materi gelap ini memenuhi lebih dari 95% jagad raya.

Para pakar juga telah melihat sesuatu yang mnyerupai ruang kosong di langit, tetapi mereka akhirnya menemukan bahwa ruang kosong tersebut ternyata adalah materi gelapyang tidak terlihat, dan bahwa tidak adad di angkasa luar sana ruang kosong. Justru daerah gelap tersebut lebih rapat diisi oleh berbagai materi daripada daerah lain. Hal ini sangat menarik minat para ilmuwan saay ini, merekapun melakukan berbagai penelitian terhadap area ini. Mereka terkadang menyebutkan sebagai lubang, tetapi nama ini sepertinya kurang tepat secara ilmiah karena kata lubang atau ruang identik dengan kosong, padahal tidak ada tempat yang kosong di jagat raya sebagaimana yang juga diakui oleh para pakar saat ini. Para ilmuwan menemukan bahwa alam semesta terdiri dari materi dan energi, ada materi biasa yang terlihat dan ada pula materi yang tidak terlihat. Dan ada energi normal yang dapat diukur dan diidentifikasi, sebaliknya ada energi ‘gelap’ yang tidak terdeteksi. Maka ingatlah pada Firman Allah tentang ciptaan yang berpasangan,  

“Maha suci Tuhan yang telah menciptakan pasangan-pasangan semuanya, baik dari apa yang ditumbuhkan oleh bumi dan dari diri mereka maupun dari apa yang tidak mereka ketahui.” (QS. Yaasiin: 36)

Yang menarik dari ayat tersebut menyebutkan tiga kategori ciptaan yang berpasangan: dunia tumbuhan, dunia makhluk hidup termasuk manusia, dan terakhir dunia anonim yang tidak kita ketahui. Keberadaan materi dan energi tidak dikenal ini ternyata telah tersingkap ketika Al Qur’an diturunkan. Maha Suci Allah. Beginilah gambaran alam semesta menurut perkiraan para ilmuwan saat ini: 74% merupakan energi teridentifikasi, 22% materi tidak dikenal, 4% materi biasa. Artinya semua materi yang mungkin dapat terlihat lebih dari 4% alam semesta ini. Maka seberapa banyakkah pengetahuan kita tentang alam semesta ini?? Seberapa hebatnyakah kita?!?? Kesimpulannya adalah bahwa alam semesta ini penuh berisi materi dan energi, tidak ada ruang kosong atau lubang atau celah-celah kosong. Alam semesta ini adalah bangunan kokoh yang seharusnya kita amati dan pelajari sehingga menambah keyakinan kita terhadap kebenaran Al-Qur’an yang telah menceritakan kepada kita keberadaan bangunan semesta yang mapan ini 14 abad yang lalu melalui ayatnya dalam QS. Qaaf: 6. Sumber: Majalah Qiblati Edisi 11 Th VII 1433H

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar